Kegiatan

Pekerjaan pengerukan dimulai pada bulan Nopember 2008 dan diawali dengan memotong "sumbatan" atau "tonjolan dasar sungai" Kali Porong.

Untuk mencegah alur sungai tertutup kembali oleh aliran endapan yang datang dari utara, maka dibangun jetty. Konstruksi jetty berupa tumpukan karung geotextile yang dibentuk seperti guling dan diisi pasir. Pekerjaan pembuatan jetty dimulai pada bulan Pebruari 2009.

KMuara01

KMuara02

Proses perjalanan panjang dari pembuatan sampai pemasangan plat penutup jetty dapat diilustrasikan dengan foto berikut:
KMuara03

KMuara04

Sampai dengan akhir bulan April 2009, spoil bank Nomor 0 – 6 telah terisi. Sampai dengan akhir bulan November 2009 spoil bank No. 7 (zona kering) dan No. 8, 9 dan 10 (zona basah) juga sudah terisi. Pada bulan April 2009 mulai ditanam mangrove di zona basah.

Mangrove yang berkembang secara alami di lokasi spoilbank didominasi oleh jenis Api-api (Avicenia sp), khususnya jenis Avicenia alba dan Avicenia marina. Avicenia marina mampu tumbuh pada kisaran salinitas yang mendekati tawar sampai dengan 90 psu.

KMuara05

Pengukuran pH tanah lapangan di lokasi rencana pengembangan wanamina menunjukkan nilai pH sekitar 7 atau normal. Pengukuran salinitas air yang ada di lokasi berada di angka nol ppm atau tawar, padahal untuk mendukung kehidupan mangrove, diperlukan pH di bawah 7 dan salinitas antara 2 -10 psu. Untuk mengatasi hal ini, dibuat saluran keliling dan parit yang masuk ke lokasi penanaman mangrove agar salinitas dan pH yang dibutuhkan dapat dipenuhi. Pada percontohan wanamina, dilakukan pembibitan mangrove sebanyak +15.000 bibit.

Kondisi pada akhir bulan MAret 2014 dapat dilihat dalam foto berikut.

KMuara01 2014