Kegiatan

a. Pengerukan Agitasi

Dalam rangka mencegah terjadinya bencana banjir, apabila ditemui cukup banyak lumpur di Kali Porong, maka menjelang musim hujan, penanganan endapan di Kali Porong dilakukan melalui kegiatan agitasi. Kegiatan ini merupakan proses untuk menangani endapan lumpur yang padat menjadi lumpur cair kembali, sehingga penghanyutan lumpur ke laut akan semakin efektif. Kegiatan agitasi dilakukan dengan menggunakan peralatan mekanikal, berupa excaponton dan/atau dredger (kapal keruk). Aktivitas agitasi akan semakin intensif saat Bendung Lengkong Baru telah memiliki kelebihan air, sehingga dapat mengirim air secara terus-menerus, walaupun masih dengan debit yang sangat kecil. Seiring dengan meningkatnya intensitas curah hujan yang jatuh di DAS Brantas pada musim hujan, dan mengingat fungsi Kali Porong sebagai banjir kanal atau floodway, maka kiriman air dari Bendung Lengkong Baru ke Kali Porong akan meningkat. Semakin besar debit Kali Porong, akan semakin besar pula lumpur dapat dihanyutkan ke laut, sehingga kapasitas sungai akan cepat kembali normal seperti sebelum terjadi tambahan beban lumpur Sidoarjo.

Agitasi Tahun 2007-2008 dan Tahun 2008-2009:

kegiatan kali porong

kegiatan kali porong1

Agitasi endapan lumpur pada bulan Nopember dan Desember 2008 menunjukkan hasil yang cukup signifikan sehingga Kali Porong dapat menyalurkan debit banjir yang meningkat dari waktu ke waktu. Pada bulan Januari 2009 pekerjaan agitasi dihentikan dan selama awal musim penghujan tahun 2009/2010 sampai dengan 2012/2013 tidak ada pekerjaan agitasi.

b. Pengerukan Alur Sungai
Pengerukan alur sungai Kali Porong bagian hilir berada di Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, mulai KP250 sampai muara. Hasil pengerukan ditempatkan pada areal pembuangan yang telah direncanakan dan terlindung oleh bangunan jetty:
kegiatan kali porong2
 
kegiatan kali porong3
 
 
c. Peninggian Tanggul Rendah
Dalam Basic Design, peninggian tanggul Kali Porong sisi kanan direncanakan di lokasi KP210 – KP255. Setelah dilakukan peninjauan lebih mendalam, bagian yang perlu ditinggikan hanya pada lokasi KP223 – KP255 saja. Pelaksanaan dilakukan dalam 2 (dua) tahap, Tahap I di lokasi KP234 – KP255 dan Tahap II di lokasi KP223 – KP234. Tanggul sisi kiri dilaksanakan hanya di lokasi KP221 – KP237.
Peninggian tanggul Kali Porong dimulai pada tanggal 27 Agustus 2008 di lokasi KP234R – KP244R. Peninggian tanggul Kali Porong kiri dan kanan telah selesai dilaksanakan pada Desember 2010.
kegiatan kali porong4
 
d. Perlindungan Tebing dan Perkuatan Tanggul
Pekerjaan perkuatan tebing Kali Porong yang rencananya dimulai pada bulan September 2008 tidak dapat dimulai karena tingginya muka air/lumpur di Kali Porong di lokasi pekerjaan.
Pada bulan Januari 2009, concrete sheet pile (CSP) mulai didatangkan di lapangan, namun karena sampai dengan awal bulan Maret 2009 debit Kali Porong masih besar, maka kegiatan pemancangan CSP untuk revetment tebing Kali Porong tertunda.
Mobilisasi alat berat untuk membuat platform pemasangan tiang pancang (CSP) ke lokasi Kali Porong pertama kali dilaksanakan pada tanggal 23 Maret 2009.
kegiatan kali porong5
 
Pada awal bulan April 2009 dilaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan CSP pelindung tebing sungai Kali Porong karena muka air sungai Kali Porong telah mulai surut. Pekerjaan pemasangan CSP pelindung tebing sungai Kali Porong dimulai pada pertengahan bulan April 2009.
 
kegiatan kali porong6
 
Pada tanggal 30 Juni 2009 dimulai pengecoran beton cyclop untuk revetment, dan pada akhir Desember 2010 pekerjaan perkuatan tebing Kali Porong telah dapat diselesaikan, kecuali bagian di sekitar groundsill di KP205.
 
kegiatan kali porong7
 
e. Perlindungan Dasar Sungai Terhadap Gerusan
Perbaikan hilir bangunan syphon Bangil Tak dilakukan dengan memasang hexapod sejumlah +5.800 buah untuk menutup gerusan yang terjadi dan menghindari gerusan selanjutnya.
 
kegiatan kali porong8
Di tebing sungai bagian kiri, susunan hexapod difungsikan pula untuk melindungi concrete sheet pile karena dasar sungai cukup dalam, yaitu pada elevasi –3,79 meter.
Pelaksanaan perbaikan groundsill KP167 dan aliran air Kali Porong setelah groundsill terpasang:
kegiatan kali porong9
 
Pemasangan hexapod pada groundsill di KP 205:
kegiatan kali porong10