Antisipasi yang Dilakukan Oleh Bapel BPLS Dalam Menghadapi Musim Penghujan

Dipublikasikan tanggal .

Bapel BPLS telah melaksanakan aktifitas peninggian dan penguatan tanggul penahan lumpur Sidoarjo yang berada di Titik 73 hingga Titik 67 Desa Kedungbendo Kecamatan Tanggulangin, dengan panjang sekitar 1.715 m pada elevasi puncak yang tadinya +3.00 menjadi elevasi puncak +6.00 m dan lebar puncak 5 m. Maksud dan tujuan dilaksanakannya pembangunan tanggul Kedungbendo guna terjaminnya keselamatan masyarakat di sekitar desa Kedungbendo dan sekaligus untuk mengamankan Kali Ketapang agar tidak tercemar luapan lumpur Sidoarjo.

 

 

Selain itu, Bapel BPLS juga menyiapkan 19 pompa yang ditempatkan di beberapa titik. Yakni di Intrans tol Porong ada 5 pompa, di eks exit tol Porong ada 2 pompa, di titik P.71 Desa Ketapang ada 4 pompa, di titik P.22 Desa Mindi ada 2 pompa, di titik P.67 ada 2 pompa, dan di titik P.83 Desa Glagaharum ada 4 Pompa. Volume yang keluar dari pusat semburan masih fluktuatif berkisar antara 20-30 ribu meter kubik per hari. Pengaliran lumpur ke kali Porong masih tetap dilakukan dengan menggunakan 5 unit Kapal Keruk yang berada di titik P.25 sebanyak 2 unit, di titik P.42 sebanyak 2 unit dan di titik P.83 sebanyak 1 unit. Pada jam kerja normal aktifitas pengaliran kapal keruk yang melakukan pembuangan air beserta lumpur (slurry) ke kali Porong per unit Kapal keruk +/- antara 35 - 40 ribu meter kubik /hari.(H.L.A - Subpokja Humas & Pengamanan)

         IMG-20161003-WA0023    IMG-20161003-WA0022

                                        Sebelum ditinggikan                                                                                   sesudah ditinggikan