Pulau Lumpur Satu-Satunya di Dunia

Dipublikasikan tanggal .

Pada bulan Agustus ini, telah dilakukan Pembahasan dengan Tim Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dipimpin Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Ir. Brahmantya Satyamurti Poerwadi. Membahas tentang Perkembangan Kerjasama Pemanfaatan Pulau Lumpur : Masa Lalu, Kondisi Saat Ini dan Kedepan.

 

Pada pertemuan dengan Dirjen Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) telah uraikan terkait hal-hal mendasar, antara lain:

-   Mengapa Pulau Lumpur dibangun, proses awal Pulau Lumpur di bangun pada kondisi darurat, arah kebijakan Presiden RI dan Dewan Pengarah BPLS, bagian sistem pengaliran lumpur ke laut melalui Kali Porong, ujicoba wanamina dengan Balitbang KKP, bagian dari Biodiversity dan Greentourism, mendukung usulan GeoPark ke depan.

-   Beberapa alternatif Pemanfaatan yang pernah diusulkan bagai sebagi suatu sarana Industri Pariwisata, apternatif aspek Pertahanan, aspek pelatihan SAR, Pusat Unggulan Studi mangrove di Jawa Timur.

SATU-SATUNYA DI DUNIA

Pulau lumpur merupakan satu-satunya di dunia sebagai hasil reklamasi suatu pulau kecil(small island)berukuran 94 hektar, dibangun pada kondisi Darurat dari Bencana Kebumian Lusi, dengan mengeruk mulut Delta Berantas di muara Kali Porong dan mereklamasi dilanjutkan dengan Bakaunisasi dan pengembangan Wanamina.

BAGIAN TIDAK TERPISAHKAN SISTEM PENGALIRAN LUSI KE LAUT

Satu-satunya di Dunia dimana suatu semburan mud volcano, dialirkan ke Laut menggunakan sarana Kali Porong yang mempunyai energi sendiri. Pulau lumpur hasil reklamasi untuk membuka pintu sistem Delta Kali Porong, agar Lusi dapat masuk ke palung dalam.

LUSI PULANG KAMPUNG

Semburan Lusi berasal dari endapan lumpur formasi kalibeng atas diendapkan pada lingkungan Delta Purba Berantar(Paleo Brantas Delta), saat ini sedang pulang kampung di palung dalam sistem Delta Brantas modern. Karena itu diasumsikan tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan khususnya keragaman hayati.

MENDUKUNG USULAN LUSI SEBAGAI GEOPARK

Pulau Lumpur dengan hutan baku yang mengelilinginya dan WanaMina merupakan aspekBioDiversity, Green Tourism, usulan Lusi sebagai GeoPark. Dimana 25 Mei 2016 telah diperkenalkan pada Forum Seminar GeoPark Nasional di Jakarta.

Salah satu Impian:

Telah dibahas dengan PTP AVES Bandung, Mantan Dan Marinir, Mantan Ka Basarnas, untuk dijajaki:

-    Latihan Terjung Bebas bersamaan Latihan Pelayaran di sekeliling Pulau Lumpur dan Muara Kali Porong

-    Jambora SAR pada even "SAR Air dan Pantai"

Menghasilkan Doktor Lusi-Wanamina

Dr. Frida Sidik, KKP telah menyelesaikan Studi Doktor dengan topik disertasi Mangrove di Pulau Lumpur.

Menyatakan:

1)   Pertumbuhan bakau di Pulau Lumpur sangat luar biasa, diluar dugaan.

2)  Reklamasi Pulau Lumpur 94 hektar dapat digunakan sebagai suatu model yang ideal suatu Reklamasi yang berkelanjutan (sustainable reclamation).

pulau lumpur

pulau lumpur 1

 AS - DatInfo