Penolakan Warga Terhadap Pembangunan Tanggul Kedungbendo

Dipublikasikan tanggal .

Perwakilan warga yang berasal dari Desa Kedungbendo menolak pembangunan tanggul di wilayahnya. Sampai saat ini masih ada warga yang berada di dalam Peta Area Terdampak (PAT) yang belum dilunasi oleh PT.Lapindo Brantas / PT. Minarak Lapindo Jaya (PT. MLJ).

Warga melakukan pemasangan spanduk penolakan pembangunan tanggul area tanggul titik 73 dan 73A. Proses pembangunan tanggul telah dimulai sejak pertengahan Maret 2014 dan saat ini telah dilaksanakan pengukuran di lokasi tanggul.

 

Tanggul Kedungbendo direncanakan dibangun dengan panjang 1,7 Km dengan tinggi 5 m. Tanggul ini sangat penting dibangun mengingat sejak April 2011 terjadi jebolan di P68 yang berada diutara pusat semburan dan sebagian aliran lumpur telah mengalir meluluui jebolan tersebut.

Dengan terbangunannya tanggul di Desa Kedungbendo - Gempolsari, diharapkan luberan lumpur dapat tertampung dan tidak mengalir ke utara yang mengarah ke Kali Ketapang. 

 IMG 20140421 115623