Upaya Pembuatan Alur di P.10D

Dipublikasikan tanggal .

upayaPenanggulanUntuk kesekian kalinya, endapan lumpur basah di tanggul titik 10D Kel. Siring terus meninggi mendekati bibir tanggul. Pemantauan aliran lumpur dari pusat semburan menunjukkan bahwa lumpur basah mengalir ke lokasi tersebut dengan intensitas sedang - deras. Lumpur basah tersebut menumpuk di sekitar sepanjang tanggul di area 10D, dan tidak dapat mengalir ke selatan menuju area pengerukan, sebagaimana yang diharapkan.

Kondisi meningkatnya elevasi lumpur yang mendekati ketinggian bibir tanggul dikhawatirkan dapat menyebabkan luberan lumpur sehingga berpotensi menjebol tanggul yang melindungi infrastruktur rel KA yang berada di sepanjang sisi barat tanggul. BPLS berupaya mengantisipasinya dengan membuat alur di area titik 10D agar aliran lumpur basah bisa mengalir ke arah selatan.

upayaPenanggulan2Pada sisi lain, di daerah tersebut terpantau adanya penurunan tanah yang diperkirakan mencapai 1 cm/ bulan selama setahun terakhir. Walaupun intensitas penurunan tanah telah menunjukkan gejala penurunan pada tingkat yang tidak terlalu signifikan, namun adanya fenomena penurunan tanah harus terus dipantau dan diantasipasi.

Kondisi di 10D sudah berulang kali terjadi karena titik tersebut dekat dengan pusat semburan dan terpantau aliran lumpur sering mengarah ke barat. Dari pemantauan elevasi puncak semburan pada Januari 2013, menunjukkan elevasi +17.38 mdpl, dibandingkan dengan ketinggian puncak tanggul di sekitar titik 10D dengan ketinggian rata-rata +11.00 mdpl.

Seharusnya BPLS terus melakukan pengamatan intensif dan penanganan secara kontinyu, khususnya di tanggul area P.10D, namun langkah tersebut tidak dapat optimal selama warga korban lumpur di PAT belum dilunasi. (HUMAS)