Aksi Warga Menjebol Tanggul

Dipublikasikan tanggal .

Pada tanggal 1 Mei 2013 warga korban lumpur PAT 22 Maret 2007 melakukan aksi menjebolkan tanggul di P.22. Pada hari tersebut bertepatan dengan Hari Buruh dan adanya kunjungan Presiden ke Sidoarjo.

PANSUS LUMPUR MENILAI PT. LAPINDO BRANTAS SUDAH TIDAK SANGGUP

Dipublikasikan tanggal .

Setelah 3 kali menggelar rapat hearing dengan PT.MLJ, perwakilan Gabungan Pengusaha Korban Lumpur Lapindo (GPKLL), warga korban yang menempati perumahan KNV, dan warga korban yang belum dilunasi jual beli tanah dan bangunannya, Pansus Lumpur DPRD Sidoarjo menilai PT. Lapindo Brantas sudah tidak sanggup melakukan pelunasan kepada seluruh warga korban. Hal tersebut disimpulkan Pansus yang diantaranya dikarenakan sudah 3 kali pimpinan PT. MLJ tidak menghadiri undangan hearing.

PANSUS LUMPUR TERUS BERUPAYA MENCARI SOLUSI PENYELESAIAN PERMASALAHAN WARGA KORBAN LUMPUR

Dipublikasikan tanggal .

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo melalui Pansus Lumpur terus berupaya membantu warga korban lumpur untuk mempercepat proses jual beli tanah dan bangunan yang berada di dalam PAT 22 Maret 2007. Melalui rapat hearing, Pansus berupaya menghadirkan warga korban masih belum dapat mendapat pelunasan, perwakilan pengusaha, perwakilan dari warga yang menghuni di Kahuripan Niwana Village (KNV), dan yang paling diharapkan kehadirannya yaitu pimpinan PT. MLJ.

Unjuk Rasa Korban Lumpur Meminta Pelunasan

Dipublikasikan tanggal .

Sidoarjo - Warga melakukan demonstrasi di area pengerukan titik 25, pada tanggal 6 Maret 2013, dengan maksud meminta BPLS berhenti beroperasi, selama PT. MLJ belum melakukan pelunasan kewajibannya terhadap seluruh korban lumpur. Aksi dimulai sekitar jam 09.30 WIB. Warga berjumlah +- 70 orang.