Doa Bersama Bapel BPLS

Dipublikasikan tanggal .

Porong: Segenap pimpinan dan pejabat struktural Bapel BPLS, pada hari Kamis 19 November 2009 pukul 19.00 WIB bertempat di kolam penampungan lumpur Desa Jatirejo melaksanakan doa bersama dengan santri dan pengasuh Pondok Pesantren Abil Hassan As Syadzili, Kel. Jatirejo, Porong. Doa dan pembacaan dzikir langsung dipimpin oleh pengasuh pondok pesantren Abil Hassan As Syadzili K.H. Maksum Al Jubeir.

Lanjutan Pelatihan Untuk Korban Lumpur

Dipublikasikan tanggal .

Untuk kesekian kalinya, Bapel BPLS melakukan kegiatan pelatihan keterampilan bagi warga korban lumpur. Pelatihan keterampilan meliputi pelatihan kewirausahaan dan pelatihan teknisi mesin jahit sepatu. Pelatihan ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya dalam memulihkan kondisi sosial ekonomi keluarga korban lumpur yang rusak akibat kehilangan pekerjaannya.

52 Berkas Warga di 3 Desa Belum Bisa Dilaksanakan PIJB

Dipublikasikan tanggal .

Sampai saat ini masih ada sekitar 52 berkas milik warga di 3 Desa (Kedungcangkring, Pejarakan, Besuki) yang belum bisa di proses pencairan uang muka 20%-nya. Meskipun, sesuai dengan amanah Perpres No. 40 Tahun 2009, Bapel BPLS diberi amanah untuk melakukan pembayaran tahap kedua sebesar 30%nya, namun berkas warga sebanyak 52 tersebut belum bisa di proses Perjanjian Ikatan Jual Beli (PIJB) nya.

Pelantikan Pejabat Struktural

Dipublikasikan tanggal .

Kepala Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (Bapel BPLS) Sunarso, melantik dan mengambil sumpah pejabat struktural Bapel BPLS setingkat Kepala Sub Kelompok Kerja (Kasubpokja) dan kepala Kelompok Kerja (Kapokja) pada hari Jumat 13 November 2009 bertempat di ruang rapat kantor Bapel BPLS Jl Gayungkebonsari No 50, Surabaya.. Pejabat Kasubpokja yang dilantik sebanyak 5 orang dan setingkat Kapokja 3 orang.

Pemakaian Baju Batik Sebagai Salah Satu Identitas Budaya Bangsa

Dipublikasikan tanggal .

Hasil karya Bangsa Indonesia berupa batik telah mendapatkan pengakuan dari Lembaga Internasional UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) pada 2 Oktober 2009. Sebagai sebuah Lembaga Internasional di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang menangani masalah kebudayaan, UNESCO telah mengakui batik sebagai warisan karya budaya yang dihasilkan Bangsa Indonesia. 

Untuk mendukung pengakuan dari dunia internasional terhadap warisan tersebut, Kepala Badan Bapel BPLS menyerukan seluruh Pegawai di lingkungan Bapel BPLS untuk menggunakan batik. Seruan Kepala Bapel tersebut keluar menyusul anjuran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar masyarakat menggunakan batik pada hari Jum’at, 2 Oktober 2009.

Pemakaian tanda pengenal dan pakaian dinas yang diserukan oleh Kepala Bapel kepada seluruh pegawai salah satunya dengan mewajibkan penggunaan pakain batik setiap hari Kamis dan Jum’at. Untuk menegaskan seruan ini, Kepala Bapel dalam surat edarannya akan memberikan sanksi indipsiliner terhadap pegawai yang tidak mengindahkan seruan ini. (ak/az/np) Tim Web BPLS