52 Berkas Warga di 3 Desa Belum Bisa Dilaksanakan PIJB

Dipublikasikan tanggal .

Sampai saat ini masih ada sekitar 52 berkas milik warga di 3 Desa (Kedungcangkring, Pejarakan, Besuki) yang belum bisa di proses pencairan uang muka 20%-nya. Meskipun, sesuai dengan amanah Perpres No. 40 Tahun 2009, Bapel BPLS diberi amanah untuk melakukan pembayaran tahap kedua sebesar 30%nya, namun berkas warga sebanyak 52 tersebut belum bisa di proses Perjanjian Ikatan Jual Beli (PIJB) nya.

Pelantikan Pejabat Struktural

Dipublikasikan tanggal .

Kepala Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (Bapel BPLS) Sunarso, melantik dan mengambil sumpah pejabat struktural Bapel BPLS setingkat Kepala Sub Kelompok Kerja (Kasubpokja) dan kepala Kelompok Kerja (Kapokja) pada hari Jumat 13 November 2009 bertempat di ruang rapat kantor Bapel BPLS Jl Gayungkebonsari No 50, Surabaya.. Pejabat Kasubpokja yang dilantik sebanyak 5 orang dan setingkat Kapokja 3 orang.

Pemakaian Baju Batik Sebagai Salah Satu Identitas Budaya Bangsa

Dipublikasikan tanggal .

Hasil karya Bangsa Indonesia berupa batik telah mendapatkan pengakuan dari Lembaga Internasional UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) pada 2 Oktober 2009. Sebagai sebuah Lembaga Internasional di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang menangani masalah kebudayaan, UNESCO telah mengakui batik sebagai warisan karya budaya yang dihasilkan Bangsa Indonesia. 

Untuk mendukung pengakuan dari dunia internasional terhadap warisan tersebut, Kepala Badan Bapel BPLS menyerukan seluruh Pegawai di lingkungan Bapel BPLS untuk menggunakan batik. Seruan Kepala Bapel tersebut keluar menyusul anjuran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar masyarakat menggunakan batik pada hari Jum’at, 2 Oktober 2009.

Pemakaian tanda pengenal dan pakaian dinas yang diserukan oleh Kepala Bapel kepada seluruh pegawai salah satunya dengan mewajibkan penggunaan pakain batik setiap hari Kamis dan Jum’at. Untuk menegaskan seruan ini, Kepala Bapel dalam surat edarannya akan memberikan sanksi indipsiliner terhadap pegawai yang tidak mengindahkan seruan ini. (ak/az/np) Tim Web BPLS

Bantuan Air Bersih Untuk warga

Dipublikasikan tanggal .

Salah satu upaya yang dilakukan Badan Pelaksana BPLS untuk membantu masyarakat korban lumpur yang air tanahnya sudah tidak bisa dikonsumsi, Bapel BPLS telah menyalurkan air bersih di 12 desa yang masuk di dalam wilayah 3 Kecamatan (Porong, Tanggulangin dan Jabon).

Menurut Sri Multyanto Kasubpokja Bantuan Sosial Bapel BPLS, penyaluran bantuan ini sesuai dengan permintaan Bupati Sidoarjo kepada Bapel BPLS. “Kami juga diminta untuk menyalurkan air bersih terhadap wilayah yang berada di luar penanganan Bapel BPLS di 3 Desa selatan semburan dan wilayah 9 RT”. Berdasarkan permintaan tersebut, Bapel BPLS menyalurkan air bersih untuk warga yang bermukim di sekitar wilayah tersebut.

Sampai pada bulan Oktober 2009, Bapel BPLS telah menyalurkan bantuan air bersih di 12 desa sebanyak 1.362 m² dan sampai saat ini Bapel BPLS sudah menyalurkan air sebanyak 9.851 m².

Sampai saat ini Bapel BPLS masih terus berupaya untuk berkoordinasi dengan instansi Pemerintahan Propinsi Jawa Timur maupun Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo untuk mencari alternatif sistem penyediaan air bersih yang bersifat permanent agar warga tidak lagi kesulitan dengan pasokan air bersih. (ak/az/np) Tim Web BPLS.

GPR di exit TOL Porong

Dipublikasikan tanggal .

Area sekitar exit tol Kecamatan Porong, merupakan area yang sering terjadi kerusakan infrastruktur, terutama sarana-sarana umum seperti pipa PDAM dan rel kereta api. Kerusakan yang terjadi seperti pecahnya atau patahnya pipa PDAM yang mengakibatkan kebocoran pada pipa dan air keluarannya akan menggenangi jalan raya. Selain pipa, rel kereta api yang melintasi area ini juga beberapa kali bengkok, yang menyebabkan terganggunya lalu lintas kereta api.