Potensi dan Peluang Pengembangan Kawasan Lumpur Sidoarjo Sebagai Destinasi Geowisata

Dipublikasikan tanggal .

 

Rapat Koordinasi yang bertempat di dome titik 25 tanggul penahan lumpur Sidoarjo pada hari Rabu 28 September 2016 yang dihadiri oleh Bappeda Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, Ketua IAGI Jatim, Dinas ESDM serta perwakilan dari Kecamatan Porong, Tanggulangin dan Jabon untuk membahas tentang potensi dan peluang pengembangan kawasan lumpur Sidoarjo sebagai destinasi wisata. Selama ini, penelitian yang dilakukan oleh tim Badan Geologi sudah merekomendasikan rencana pengembangan kawasan yang terkenal dengan sebutan Lumpur Sidoarjo (LUSI) sebagai Wisata Edukasi Geologi.

 

Dinamika Postur Lumpur Sidoarjo yang Luar Biasa

Dipublikasikan tanggal .


3titiksemburandanlimpasan-21) Terjadi Gempabumi di lepas pantai Jawa (Forearc Pacitan);

2) Dipantau Tim Lapangan Lusi dengan Semburan Empat-Tiga;

3) Terjadi Limpasan di Zona baratlaut, dimana peralatan Geofisika terkena luapan, dilakukan penyelamatan;

4) 22 September 2016, Suwardi dari BAP menerbangkan Drone Phantom baru, berhasil merekam Postur dan Perilaku Semburan Lusi tiga titik.

Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Tanggul Kedungbendo (Lanjutan)

Dipublikasikan tanggal .

 

Tanggul Kedungbendo merupakan tanggul utama penahan luapan lumpur, yang dibangun di batas terluar wilayah Peta Area terdampak (PAT) Maret 2007 sebelah utara, terletak di desa Kedungbendo sesuai dengan Rencana Induk Penanggulangan Lumpur Sidoarjo, Bapel BPLS pada tahun anggaran 2014 pembangunan tanggul Kedungbendo tidak dapat dilaksanakan dengan baik, dikarenakan adanya blockade oleh warga korban lumpur yang belum dibayar lunas oleh PT Minarak Lapindo Jaya (PT. MLJ). Sampai dengan akhir tahun 2014 dapat dilaksanakan pembangunan tanggul sementara Kedungbendo tahap 1 temugelang dengan panjang sekitar 1.715 m dan elevasi puncak +3.50 m.

Dinamika Postur Lusi Dengan Dua Titik Semburan

Dipublikasikan tanggal .

 

14238211 1033090323474964 275182625789708163 nDievaluasi dengan Google Earth Pro sehingga mendapatkan resolusi grafik yang relatif tinggi dengan beberapa pilihan.

File untuk pendamping:

Kasubpokja Pemantauan Operasi (Bpk.Riko Aditya) bersama tim menerbangkan BPLS Drone untuk mendapatkan postur batas Kaldera LuSi yang dapat dilewati.

Kasubpokja Perencanaan Operasi (Bpk.Alwi Husein) bersama tim sedang melakukan pengukuran Tracker GPS mendapatkan batas kawah luar lereng atas yang dapat dilewati.

Rapat Koordinasi Rencana Penertiban Pedagang Kaki Lima di Daerah Milik Jalan Arteri Baru Sidoarjo - Porong

Dipublikasikan tanggal .

 

Sehubungan dengan adanya bangunan liar di sepanjang jalan arteri Sidoarjo - Porong, yang berdiri diatas tanah Milik Jalan (DMJ) berjumlah 97 (sembilan puluh tujuh) bangunan, dan bangunan tersebut merupakan bangunan permanen yang dipergunakan untuk berbagai jenis kegiatan usaha antara lain : tambal ban, warung kopi, warung nasi, pencucian sepeda motor, pangkalan ojek, jual es tebu dll. Dari 97 bangunan liar yang ada, sebanyak 34 bangunan berada di sisi timur jalan arteri Sidoarjo - Porong.